1.
Definisi
Organisasi dan Pengorganisasian
Pengoganisasian adalah funsi manajemen dan
merupakan suatuproses yang dinamis, sedangkan organisasi merupakan alat atau
wadah yang statis.pengoganisasian dapat diartikan penentuan pekerjaan-pekerjaan
yang harus dilakukan, pengelompokan tugas-tugas dan membagi-bagikan pekerjaan
kepad setiap karyawan, penetapan departemen-departemen serta penentuan hubungan-hubungan.
Menurut pendapat ahli yaitu:
Drs. H. Malayu S.P. Hasibun
Organisasi adalah suatu system perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerjasama dalam mencapai tujuan tertentu.organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
Menurut pendapat ahli yaitu:
Drs. H. Malayu S.P. Hasibun
Organisasi adalah suatu system perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerjasama dalam mencapai tujuan tertentu.organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
2.
Struktur
Organisasi
- Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan
secara formal.
Ada empat yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain:
1.) Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
2.) Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan
secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi
dan pelanggan.
3.) Rantai komando.
Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke
eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.
4.) Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang
manajer secara efisien dan efektif.
4.
Faktor-Faktor Penentu Struktur Organisasi
Faktor-faktor
penentu struktur organisasi menurut Alfred D. Chalder sbb:
1.)
Teknologi
Bentuk teknologi yang digunakan suatu
perusahaan akan mempengaruhi organisasi di peruahaan tersebut.
2.)
Manusia
Dalam membuat keputusan para manajer
dipengaruhi oleh kebutuhan mereka dan kecenderungan lingkungan kerjanya.
3.)
Ukuran dan struktur
Ukuran dan
organisasi baik secara menyeluruh maupun sub-sub unitnya mempengaruhi stuktur
organisasi bila ukuran organisasi membesar dicapai satu titik ketika perusahaan
terpaksa melakukan desentralisasi pengambilan keputusan.
5. Ciri-Ciri Organisasi
1.
Suatu organissi terdiri dari hubungan-hubungan yang
ditetapkan antara jabatan-jabatan.
2.
Tujuan atau rencana organisasi terbagi ke dalam
tugas-tugas, tugas-tugas org. disalurkan diantara berbagai jabatan sebagai
kewajiban resmi.
3.
Kewenangan: melaksanakan kewajiban diberikan kepada
jabatan.
4.
Garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu
tatanan hirarkis.
5. Sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara
formal, mengatur tindakan-tindakan dan fungsi-fungsi jabatan dalam organisasi.
6.
Proses
Pengorganisasian

7.
Prinsip-Prinsip
Organisasi
•
1. perumusan tujuan organisasi dengan
jelas
•
2. Pembagian pekerjaan
•
3. kontuinitas dan fleksibilitas
•
4. Delegasi wewenang dan
tanggungjawab harus jelas dan seimbang
•
5. Unity of Direction(kesatuan arah)
•
6. Unity of command
8.
Tujuan dan
Manfaat Organisasi
Dalam kehidupan nyata orang-orang bekerja bersama-sama untuk mencapai
suatu tujuan bersama, yang dilakukan adalah kegiatan menandakan suatu lembaga
atau kelompok. Adapun yang menjadi tujuan dan manfaat daripada organisasi
adalah :
1.
Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemauan dan sumber
daya yang dimiliki dalam mencapai tujuannya.
2.
Mencapai tujuan
secara lebih efektif dan efisien karena dikerjakan bersama-sama
3.
Wadah
memanfaatkan sumber daya dan teknologi bersama-sama.
4.
Wadah
mengembangkan potensi dan spsialisasi yang dimiliki
seseorang.
5.
Wadah
mendapatkan jabatan dan pembagian kerja.
6.
Wadah mengelola lingkungan bersama-sama
7.
Wadah mencari keuntungan bersama-sama
8.
Wadah menggunakan kekuasaan dan pengawasan
9.
Wadah mendapatkan penghargaan
10.
Wadah memenuhi kebutuhan manusia yang semakin banyak
dan kompleks
11.
Wadah menambah pergaulan
12.
Wadah memanfaatkan waktu luang
9. Bentuk-Bentuk
Organisasi
1.) Bentuk Tunggal
Bentuk ini biasanya terdapat
Pada organisasiyang masih sederhana.
Pucuk pimpinan berada didalam tangan satu orang. Semua kekuasaan dan
tugas pekerjaan bersumber pada pimpinan.
2.) Bentuk
komisi
Suatu organisasi
dapat mempunyai pucuk pimpinan berupa sebuah dewan yang terdiri atas beberapa
orang. Semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan itu sebagai
kesatuan, demikian pula keputusan-keputusan diambil oleh beberapa orang sebagai
suatu keseluruhan dalam menjalankan pimpinan organisasi.
3.) organisasi formal
Organisasi
formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan
hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya.
Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. . Contoh
organisasi formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan
universitas-universitas.
4.)
organisasi informal
organisasi
informal adalah keseluruhan hubungan serta interaksi perorangan dan
penggolong-penggolongan kedalam kelompok yang lebih kecil dari anggota
organisasi itu.. . Contoh organisasi informal adalah
pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama
5.)
Organisasi Garis dan Staf
Di anutoleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Di anutoleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
6.)
.
Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
7.)
Organisasi
Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar