Rabu, 22 Juli 2015

organisasi dalam manajemen

1.      Definisi Organisasi dan Pengorganisasian
Pengoganisasian adalah funsi manajemen dan merupakan suatuproses yang dinamis, sedangkan organisasi merupakan alat atau wadah yang statis.pengoganisasian dapat diartikan penentuan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, pengelompokan tugas-tugas dan membagi-bagikan pekerjaan kepad setiap karyawan, penetapan departemen-departemen serta penentuan hubungan-hubungan.
Menurut pendapat ahli yaitu:
Drs. H. Malayu S.P. Hasibun
Organisasi adalah suatu system perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerjasama dalam mencapai tujuan tertentu.organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
2.      Struktur Organisasi
  • Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal.
    Ada e
    mpat  yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain:
1.) Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
2.) Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi dan pelanggan.
3.)  Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.
4.) Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.
4. Faktor-Faktor Penentu Struktur Organisasi
Faktor-faktor penentu struktur organisasi menurut Alfred D. Chalder sbb:
1.)    Teknologi
      Bentuk teknologi yang digunakan suatu perusahaan akan mempengaruhi organisasi di peruahaan tersebut.
2.)     Manusia
       Dalam membuat keputusan para manajer dipengaruhi oleh kebutuhan mereka dan kecenderungan lingkungan kerjanya.
3.)     Ukuran dan struktur
Ukuran dan organisasi baik secara menyeluruh maupun sub-sub unitnya mempengaruhi stuktur organisasi bila ukuran organisasi membesar dicapai satu titik ketika perusahaan terpaksa melakukan desentralisasi pengambilan keputusan.


5. Ciri-Ciri Organisasi
1.      Suatu organissi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan.
2.      Tujuan atau rencana organisasi terbagi ke dalam tugas-tugas, tugas-tugas org. disalurkan diantara berbagai jabatan sebagai kewajiban resmi.
3.      Kewenangan: melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan.
4.      Garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu tatanan hirarkis.
5.      Sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara formal, mengatur tindakan-tindakan dan fungsi-fungsi jabatan dalam organisasi.
6.      Proses Pengorganisasian
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0nMxi7q0sJkUCQwwBjw-9K_Rws04O35WmQ62EH0p5RwqPUcy4OUOViJ5eFBNArUdW7g9GMUCLpW3j3lSUHUidqmqYrUy5h30TZlbUkPJZffGRzSRLQxvyhu0f8RuWwqWuWhNM3T9O6jo/s400/Proses+Pengorganisasian+dalam+Manajemen.gif

7.      Prinsip-Prinsip Organisasi
      1. perumusan tujuan organisasi dengan jelas
      2. Pembagian pekerjaan
      3. kontuinitas dan fleksibilitas
      4. Delegasi wewenang dan tanggungjawab  harus jelas dan seimbang
      5. Unity of Direction(kesatuan arah)
      6. Unity of command
8.      Tujuan dan Manfaat Organisasi
Dalam kehidupan nyata orang-orang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan bersama, yang dilakukan adalah kegiatan menandakan suatu lembaga atau kelompok. Adapun yang menjadi tujuan dan manfaat daripada organisasi adalah :
1.       Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemauan dan sumber daya yang dimiliki dalam mencapai tujuannya.
2.        Mencapai tujuan secara lebih efektif dan efisien karena dikerjakan bersama-sama
3.        Wadah memanfaatkan sumber daya dan teknologi bersama-sama.
4.        Wadah mengembangkan potensi dan spsialisasi yang dimiliki seseorang.
5.        Wadah mendapatkan jabatan dan pembagian kerja.
6.       Wadah mengelola lingkungan bersama-sama
7.       Wadah mencari keuntungan bersama-sama
8.       Wadah menggunakan kekuasaan dan pengawasan
9.       Wadah mendapatkan penghargaan
10.   Wadah memenuhi kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks
11.   Wadah menambah pergaulan
12.   Wadah memanfaatkan waktu luang
  9. Bentuk-Bentuk Organisasi
                 1.)  Bentuk Tunggal
                Bentuk ini biasanya terdapat Pada organisasiyang masih sederhana.  Pucuk pimpinan berada didalam tangan satu orang. Semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber pada pimpinan.
     2.)   Bentuk komisi
Suatu organisasi dapat mempunyai pucuk pimpinan berupa sebuah dewan yang terdiri atas beberapa orang. Semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan itu sebagai kesatuan, demikian pula keputusan-keputusan diambil oleh beberapa orang sebagai suatu keseluruhan dalam menjalankan pimpinan organisasi.                                                                                                            
     3.) organisasi formal
          Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang          menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. . Contoh organisasi formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan universitas-universitas.
4.)  organisasi informal
organisasi informal adalah keseluruhan hubungan serta interaksi perorangan dan penggolong-penggolongan kedalam kelompok yang lebih kecil dari anggota organisasi itu.. . Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama
5.)     Organisasi Garis dan Staf
Di anutoleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
6.)    . Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.

7.)    Organisasi Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar